Nabi Saw bersabda: "Pelajarilah sesuatu dari nasab kalian yang dapat membantu untuk silaturrahim karena silaturrahim itu dapat membawa kecintaan dalam keluarga dan memperbanyak harta, serta dapat memperpanjang umur." (HR Tirmizi, 4/351) ## Silahkan "Update Data" jika nama pian belum tercantum dalam Silsilah atau jika ada kekeliruan penulisan ## Penulis memohon maaf jika ada kekeliruan penulisan biodata keluarga dan kerabat

Tentang Penulis


Penulis atau Penyusun Riwayat Keluarga ini adalah Syahbudin bin Asni, dan yang Penulis maksud dengan “Keluarga” adalah para karib/kerabat yang terhubung secara langsung maupun tidak langsung dengan Penulis.

Terhubung secara langsung maksudnya adalah adanya keterkaitan hubungan darah secara sambung-menyambung. Sedangkan terhubung secara tidak langsung adalah kekerabatan yang dihubungkan oleh ikatan lain misalnya perkawinan, sepersusuan, bapak/ibu/anak/saudara tiri, hubungan antara bapak/anak/saudara angkat, dan lain sebagainya.

Motivasi penyusunan Riwayat atau Silsilah ini dilatarbelakangi oleh keinginan Penulis untuk mengetahui detail kerabat atau keluarga, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Menurut hemat Penulis, jika Riwayat seperti ini tidak ditulis dimasa sekarang, bisa jadi generasi penerus akan mengalami kesulitan dalam mengenali kerabat-kerabatnya, khususnya para leluhur yang sudah lama tiada, yang tidak diketahui riwayat hidupnya atau bahkan makam dan batu nisannya pun sudah tidak diketahui lagi keberadaannya.

Pengumpulan data Riwayat ini dimulai semenjak tahun 2012. Data yang terkumpul Penulis simpan dalam bentuk file di dalam aplikasi “MyHeritage” (Family Tree Builder), dan untuk memudahkan akses, Penulis lalu menuangkannya dalam bentuk blog/website ini.

Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada para nara sumber yang telah memberi banyak informasi, khususnya ibunda Kardium binti Asrani, ayahanda Asni bin Lamun, kai sekaligus teman diskusi Dislan bin Jahri, pamanda Jumansyah bin Zamhusin yang mengajak Penulis ke makam lelehur di Tepian Balai dan menemukan informasi penting nama “Mat Arip” pada batu nisan Marawiyah alias Ning Ma Kahar, saudara kandung Ning Su’dang. Juga tak lupa pamanda Alum bin Hasang dan sepupu Muliansyah (Asah) bin Atum, dan kerabat lainnya.

Penulis menyadari banyak kekurangan dalam penulisan Riwayat ini, terutama terkait nama asli kerabat, jumlah anak, istri, dll. Dikarenakan keterbatasan waktu dan akses, maka informasi yang Penulis dapatkan dari nara sumber sebagian besar belum dikonfirmasi langsung kepada ybs. atau anak keturunannya. Tetapi, pada blog riwayatkeluarga.blogspot.com ini, Penulis menyediakan layanan “Update Data” secara online. Silahkan mengisi formulir pada link tersebut misalnya ada data yang ingin ditambahkan, diubah, atau dihapus.

Penulis berupaya agar Riwayat ini terus update dan dapat diakses oleh generasi berikutnya. Insha Allah Penulis akan menugaskan beberapa anak muda yang mahir teknologi informasi sebagai pengelola website ini, begitu seterusnya setiap pergantian generasi hendaknya dilanjutkan oleh generasi yang baru.

Menurut hemat Penulis, kedepan mungkin perlu diadakan haul gabungan secara terjadual untuk mengenang para datu kita sekaligus untuk mempererat silaturrahmi. Di bidang sosial ekonomi sepertinya perlu juga dibentuk suatu lembaga ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan bersama.

Wasiat Penulis untuk generasi muda khususnya anak keturunan Penulis: "Jaga dan pelihara dengan sebaik-baiknya hubungan kekeluargaan dan kekerabatan, bantu kerabat yang sedang kesusahan, jangan putuskan silaturrahmi dalam kondisi apapun, jangan saling menumpahkan darah, dan jika suatu masa terjadi perselisihan diantara kalian, maka berdamailah secara kekeluargaan."

Semoga Riwayat Keluarga ini bermanfaat dalam mempererat silaturrahmi antar kerabat, yang asalnnya tidak kenal menjadi kenal, yang asalnya jauh terasa lebih dekat. Berkat silaturrahmi, semoga kita semua diluaskan rezeki dan dipanjangkan umur. Ilahi aamiin.

Terangkih, 16 Juli 2025

Syahbudin bin Asni

 

No comments:

Post a Comment